PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM

Dalam matkul kemarin kita melakukan presentasi dua kelompok yang berjudul Pemikiran dan peradaban islam di indonesia, Peran Harun Nasution terhadap perkembangan Islam Indonesia. berikut soal-soal kelompok 9 dan 10 sebagai berikut : 

•Kelompok 09
1. Clarisma Lintang Oktavianti_126309211007
Sebutkan penyimpangan-penyimpangan pemerintah masa Orde Baru!
Jawab: 
1. Pancasila sebagai dasar negara malah diredusir, disalahartikan dan disalahgunakan oleh Suharto sebagai simbol kekuasaan.
2. Pancasila dijadikan alat untuk menguasai rakyat. Sehingga pemerintah Orde Baru dapat melegitimasi kelanggengan masa jabatannya. 
3. Pancasila sebagai sumber nilai dibuat seakan kabur (blurred) oleh banyaknya praktik penyimpangan dan segala bentuk kebijakan yang berlindung di balik fungsi pokok Pansasila.
4. Suharto memimpin negara dalam bentuk keotoritarian. Padahal Indonesia adalah negara demokrasi yang mengutamakan rakyat, dari, untuk, dan oleh rakyat.
5. Fungsi Pancasila digunakan sebagai alat meleburnya heterogenitias, sehingga membuat kelompok-kelompok minoritas tersingkir dan timbulah masalah SARA.
6. Seluruh organisasi harus menerapkan Pancasila sebagai asasnya.
7.Suharto melarang adanya kritikan-kritikan untuk pemerintah. Karena kritikan menganggu ketidakstabilan negara.
2. Niken Binti_126309211036
Dengan adanya penyebaran isu sekularisasi Islam pada periode 1977-1985 saat itu, bagaimana respon islam terhadap isu sekularisme tersebut?
Jawab : Dalam Islam, sekularisme tidak dapat diterima karena bertentangan dengan ajaran Islam. Karena menurut pandangan Islam apabila sebuah urusan dipisahkan dari nilai-nilai keagamaan maka urusan itu akan bertabrakan dengan nilai-nilai yang terdapat pada urusan yang lain.
3. Dista Natasya_ 126309211012
Mengapa 7 anak kalimat pada sila pertama pancasila yang berbunyi "ketuhanan yang maha esa dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluknya " dihapuskan?
Jawab: karena dianggap tidak saling menghargai dengan agama lain, karena Indonesia negara yang beragama bukan mayoritas Islam saja
4. Irma Hadhe_126309211021
Apa ada perbedaan antara pemikiran dan peradaban islam pada masa orde lama dan orde baru? Kalau ada sebutkan!
Jawab: pada orde Lama dalam sidang PPKI yang membahas sila pertama yang dianggap tidak nasional dalam semua agama sedangkan yang dicantumkan di sila pertama hanya bagi umat Islam. lalu setelah ada maklumat di perbolehkan nya membuat partai politik, tiga partai yang selalu bertikai ialah partai Masyumi, Partai Sosialis, dan PNI. Perkembangan Islam pada masa orde lama, (masa berlakunya UUD 1945, Konstitusi RIS 1949 dan UUDS 1950) berada pada tingkat pengaktualisasian ajaran agama untuk dijadikan sebuah dasar dalam bernegara. Sehingga pergolakan ideologi antara golongan muslim dan golongan nasionalis saling tarik ulur untuk memperjuangkan berlakunya rumusan ideologi masing-masing
Pada Orde Baru, Indonesia dijabat oleh Soeharto yang dimana jabatannya sampai 32 tahun. pada masa Soeharto hubungan antara Islam politik, terutama kalangan Islam modernis dengan pemerintah yang mendapatkan dukungan dari kalangan militer (ABRI). Terbagi beberapa kelompok perilaku politik umat Islam dan elitenya, yakni kelompok akomodasionis, reformis dan fundamentalis. meskipun islam pada waktu itu sudah membaik dengan pemerintah karena saling membutuhkan dan ada 3 periode pada masa Orde Baru yaitu Periode 1966–1977: Konsolidasi Dua Kekuatan, Periode 1977–1985: Fragmentasi dan Reformulasi, Periode 1985–1998: Pola Integrasi Simbiosis. Menjelang tahun 1990-an, Soeharto mulai menunjukkan simpati politiknya kepada kelompok politik Islam.
5. Ida Matus Solikah_126309211020
Adakah hal yang melatarbelakangi terkait kemajuan Pemikiran peradaban islam di era orde baru?
Jawab: yang melatarbelakangi kemajuan adalah pada periode tahun 1985 - 1998 pola integrasi simbiosis. karena pada saat itu hubungan antara pemerintah dan umat Islam membaik saling membutuhkan. salah satu buktinya adalah pemerintah mengeluarkan SKB (Surat Keputusan Bersama).
6. Aliyyu Binti Islamia _126409211001
 Kenapa pada Periode 1977–1985 disebut Fragmentasi dan Reformulasi ? 
Jawab: Pada periode ini, pemerintah melakukan penyingkiran terhadap orang-orang Masyumi karena mereka dianggap sebagai "kaum modernis" dan "reformis Islam". Pemerintah juga melakukan depolitisasi umat Islam khususnya dan kelompok masyarakat politik lainnya karena dianggap menyebarkan praktek politik berbasis politik aliran. Untuk mengatasi hal itu, kaum politik Islam kemudian mereformulasi strategi perjuangan dengan menyebarkan isu "sekularisasi Islam" dan "masyarakat muslim".

•Kelompok 10
1. Muhammad ilhamun najib_126309211035. 
Bagiamana harun Nasution melakukan pembaharuan terhadap pendidikan Islam dari klasik menjadi modern?
Jawab: harun nasution melakukan pembaharuan dari aspek Bidang pemikiran Islam, Pendidikan pendidikan Islam, Bidang Politik, dan Hak Asasi Manusia. 
2. Diah Karmila Watu_126309211008
Apa pentingnya mempelajari teologi Islam?
Jawab: mempelajari ilmu teologi sangat urgen karena dapat memberikan landasan kuat bagi kebenaran kayakinan keberislaman atau keberagamaan seseorang. Teologi Islam yang diajarkan di Indonesia pada umumnya adalah teologi dalam bentuk ilmu tauhid. Ilmu tauhid biasanya kurang mendalam dalam pembahasan dan kurang bersifat filosofis.
3. Apriananda putri prafintiarno_ 126309211003
Sebutkan bagaimana kedudukan Hak 
Azasi Manusia dalam Islam yang dilihat dari berbagai macam sudut pandang filsuf muslim dunia!
Jawab: Yang menarik dalam buku tersebut yakni Harun mencoba mendeskripsikan Hak Asasi Manusia dilihat dari berbagai sudut pandang filsuf maupun intelektual Islam yang sangat berpenganruh diantaranya yaitu Sidbey Hook adalah seorang filsuf Amerika, Abul A’la al-Maududi, Fazlur Rahman seorang guru besar dan pemikir Islam pada Departemen Bahasa dan Kebudayaan Timur Dekat di Universitas Chicago, Amerika Serikat dan Bachtiar Effendi. 
4. Eliza Nur Rohmah_126309211014
Jelaskan pokok-pokok pikiran dr Harun Nasution tentang teologi Islam! 
Jawab: Teologi Islam yang diajarkan di Indonesia pada umumnya adalah teologi dalam bentuk ilmu tauhid. Ilmu tauhid biasanya kurang mendalam dalam pembahasan dan kurang bersifat filosofis.  Ilmu tauhid yang diajarkan dan dikenal di Indonesia pada umumnya ialah ilmu tauhid menurut aliran ASy’ariah, sehingga timbul kesan di kalangan umat Islam Indonesia bahwa inilah satu-satunya teologi yang ada dalam Islam.
5. Anis Khoirunnisa P_126309211002
Bagaimana pengaruh pemikiran Harun Nasution terhadap perkembangan pendidikan islam ?
Jawab: Dalam pengembangan harun nasution terhadap pendidikan islam adalah menjadi rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. selama di luar negeri harun nasution tetap mengawasi perkembangan Islam di Indonesia. adapun gagasan yang di praktikan dalam kampus IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu : Menumbuhkan tradisi ilmiah, memperbaharui kurikulum, pembinaan tenaga dosen, menerbitkan jurnal ilmiah, pengembangan organisasiorganisasi.
6. Dwi Auliya_126309211013
Kenapa Selama di luar negeri Harun selalu mamantau perkembangan Islam di Indonesia ?
Jawab: Menurutnya, teologi Alh-al-Sunnah dan Ash’ariyah harus bertangung jawab atas semua yang terjadi. Kaum muslimin berpandangan sempit dan tidak terbuka terhadap reformasi dan modernisasi, sebagai syarat pembangunan umat. Inilah alasan mengapa ia ingin mengubah pandangan yang fatalistik dan tradisional ini dengan pandangan yang lebih dinamis, rasional dan modern. Untuk mewujudkan hal tersebut ia memilih jalur pendidikan, terutama pendidikan tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM